Pagi ini aku sedikit mengantuk, disokong kopi sachet dan tembakau linting. Suara lalu-lalang orang kantor mengiringi saat aku mengetik artikel ini. Tidak banyak pilihan bagi kelas pekerja kreatif seperti aku untuk bisa mengerjakan apa yang aku senangi setiap saat, sehingga harus disempat-sempatkan. Pikiran ini melayang ke bulan Juli lalu, tepatnya tanggal 2 di Bandung. AkuLanjutkan membaca “#MencatatKancah: Merayakan Memori Memorandum”